Kodim 0818-Sebagai upaya untuk penyekatan Pemudik atau wisatawan
yang berasal dari Luar Kota Malang – Batu yang tujuan untuk Berwisata maupun mudik di saat Liburan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Sesuai dengan Instruksi Pemerintah Pusat tentang Pelarangan kegiatan Kerumunan jelang Tahun Baru 2021 yang akan menimbulkan Claster baru penyebaran Covid-19, Satgas Covid-19 di wilayah Malang Raya menggelar upaya penyekatan Ran Roda 4 yang menyasar Plat Luar Malang Raya Masuk Kota Malang untuk Dicegat dan melaksanakan Rapid Test Covid-19 yang di gelar oleh Dinas Kesehatan setempat. Seperti yang tengah dilaksanakan di Pos PAM NATARU di Pertigaan Pendem Junrejo Kota Batu, pada hari Sabtu 26/12/2020.

Menjadi kewajiban bagi Pendatang dari Luar Malang raya untuk melaksanakan Rapid Test Covid-19 dimualai hari ini sebagai upaya penyekatan Claster baru di masa Liburan NATARU 2021 di wilayah Malang Raya terlebih menuju Kota Wisata Batu, Penyekatan pelancong asal luar kota digelar di gerbang masuk Kab. Malang dari arah Utara di Kec. Lawang, Kota Malang di Exit Tol Karanglo Singosari, bahkan di Pertigaan Pos Pendem Kec. Junrejo Kota Batu yang menjadi pintu gebang menuju Kota Wisata Batu dari arah Kota Malang, termasuk dari arah Kab. Kediri menuju Kota Batu juga akan melaksanakan Rapid Test di Pos PAM NATARU yang telah di tunjuk sebagai Pos PAM Siaga dan Pelayanan Covid-19 di wilayah Malang Raya.

Rapid Test Covid-19 oleh Satgas Covid-19 Kota Batu
Tim Kes laksanakan Rapid Test Covid-19 kepada Pengunjung dari Luar Kota Malang

Pelaksanaan Rapid Test yang cepat dilakukan oleh petugas Dinas Kesehatan Kota Batu bersama petugas gabungan dari TNI, Kepolisian, Satpol PP, Dishub, BPBD Kota Batu melaksanakan Pemilahan kendaraan Plat luar Malang di Pertigaan Pendem Junrejo diarahkan menuju Parkir yang sudah disediakan dan Penumpang dari kendaraan Plat luar kota selanjutnya diminta turun untuk menjalani rapid test, dengan melaksanakan Prosedur Kesehatan Covid -19 mulai dari Mencuci Tangan, Periksa Suhu Tubuh dan pelaksanaan Rapid Test dengan Pengambilan sampel darah oleh Petugas Kesehatan.

Setidaknya ada 22 orang yang menjalani tes cepat, 21 hasilnya kesemuanya nonreaktif dan ada satu orang yang harus menjalani tes ulangan 2x, untuk memastikan apakah terpapar virus COVID-19 atau tidak.

Babinsa Koramil 0818/07 Pakisaji Serma Budi Nugraha yang mendampingi pelaksanaan Rapid Test di Pos Pam Pendem menyampaikan bahwa, ” Tujuan dari pelaksanaan rapid test ini, untuk upaya scanning awal, apakah terpapar virus Covid-19 atau tidak. Untuk rapid test (antibodi) kita sediakan oleh Dinkes Kota Batu ada 50 paket dan baru digunakan 23 paket yang di lakukan kepada 22 Pasien dari luar Kota Malang,” ujarnya.

Pengambilan Sampling Darah dari Pengunjung Luar Malang
Tim Kes laksanakan Sampling darah Rapid Test Covid-19 kepada Pengunjung dari Luar Kota Malang

Salah satu Petugas Medis RSU Dr. Etty Asharto Kota Batu ibu Novi yang terjun langsung membantu pelaksanaan Rapid Test ” Kami telah melaksanakan Rapid Test kepada warga dari luar Malang sejumlah 22 Orang, tahapan awal dari pengecekan adalah rapid test antibodi. Jika hasilnya reaktif akan dilanjutkan rapid test antigen, apabila hasil tes rapid antibodi itu reaktif, maka akan ditindaklanjuti dengan tes rapid antigen,” imbuhnya.

Menurutnya, apabila hasil rapid test antigen positif. Maka, ada ketentuan yang akan dijalankan yakni pasien tersebut akan diminta kembali ke Kota dia berasal dan melaporkan kepada Puskesmas / Klinik Kesehatan terdekat kemudian melaksanakan Isolasi Mandiri selama 14 hari kedepannya, ” tuturnya.

” Dalam Surat Edaran Wali Kota juga sudah ada dan kita lakukan sampling operasi ini, karena di wilayah ini menjadi pintu masuk Kota Malang dan Kota Batu ” ujar Danpos PAM Pendem Ipda Totok.

” Sesuai Pantauan di lapangan, sampai saat ini telah terjadi peningkatan volume kendaraan menuju Kota Batu dari arah Kab. Malang (Karangploso) maupun dari arah Kota Malang menuju Kota Batu, dan Berdasarkan hasil pengecekan melalui rapid test, sebagian besar wisatawan tersebut datang dari dari wilayah Bandung, Jakarta, Surabaya, Mojokerto Blitar dan Kediri, dan mereka semuanya melaksanakan Rapid Test sesuai Prosedur dan menerima hasil dari Rapid Test tersebut,” pungkas Ipda Totok (Pendim 0818)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here