Berbuat terbaik, berani, tulus dan ikhlas merupakan moto khas yang tidak asing bagi prajurit jajaran Kodim 0818/Malang-Batu, kalimat tersebut merupakan semboyan atau pedoman yang menggambarkan motivasi, semangat, dan tujuan satuan Teritorial Kodim 0818 yang wilayahnya cukup luas meliputi Kabupaten Malang dan Kota Batu. Di halaman depan Markas Kodim 0818 Kepanjen Malang, berlatar belakang warna hitam tulisan tersebut dibentuk sebagai prasasti dengan warna emas sehingga terlihat elegan dan menyolok di depan halaman Markas Kodim 0818 .

Slogan Berbuat terbaik, berani, tulus dan ikhlas Kodim 0818 bukan sekedar deretan kata-kata belaka, setiap katanya sarat dengan makna yang merupakan informasi, himbauan, motivasi dan mengandung ide yang kuat bagi anggota jajaran Kodim 0818 dalam menjalankan tugas pokoknya.

Berbuat terbaik

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), baik artinya elok; patut; teratur (apik, rapi, tidak ada celanya, dsb), berbuat yang terbaik mencerminkan kebaikan dan keberhasilan jika dilakukan untuk pekerjaan, doktrin berbuat terbaik yang dimaksud disini mencakup 3 hal, yang pertama berbuat terbaik kepada tuhan (vertikal) yang di wujudkan dengan melakukan ibadah kepada Allah SWT sebaik mungkin dan sesuai perintah Nabi, yang kedua berbuat terbaik terhadap sesama manusia (horizontal) baik kepada atasan, rekan maupun bawahan dan yang ketiga berbuat terbaik kepada diri sendiri (profesional).

Adapun kinerja (performa) dengan kualitas berbuat terbaik itu dapat diupayakan melalui lima hal, yaitu keyakinan (belief), pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), disiplin, dan amanah (trust)

Berani

Berani atau keberanian adalah suatu tindakan memperjuangkan sesuatu yang dianggap penting dan mampu menghadapi segala sesuatu yang dapat menghalanginya karena percaya kebenarannya (Peter Irons), Setiap pekerjaan mengandung resiko, termasuk sebagai prajurit TNI, sejak awal mendaftar sebagai prajurit harus menyadari resiko yang akan di hadapi sebagai konsekuensi pekerjaan, jika ingin maju, jangan menghindari resiko namun harus berani hadapi dan bertanggung jawab terhadap pekerjaan. Sikap profesional harus di tumbuhkan mulai dari hal-hal yang kecil. Misalnya datang ke kantor tepat waktu, menyelesaikan tugas dengan cekatan, atau tidak menunda-nunda pekerjaan yang diberikan atasan serta memenuhi target waktu pekerjaan. Setelah itu, kedepankan inovasi  Beranilah melakukan pembenahan dan pembaruan terhadap pekerjaan. Sehingga prajurit jajaran Kodim 0818 mampu menjadi seorang prajurit TNI yang profesional.

Berikut ini ciri-ciri berani prajurit TNI yang profesional:

  • Semangat dan Pantang menyerah.
  • Berpikir untuk menciptakan kemajuan.
  • Bertekad kuat serta Siap menanggung resiko.
  • Konsisten/Istiqomah.
  • Optimisme, berpikir secara matang dan terukur sebelum bertindak.
  • Mampu memotivasi tindakan orang lain.
  • Selalu tahu diri, rendah hati, dan mengisi jiwa serta pikiran dengan pengetahuan baru menuju ke arah yang benar.
  • Bertindak nyata dan Elegan

Tulus dan Ikhlas

Tulus seringkali disamakan dengan ikhlas, dan ikhlas sama dengan tulus. menurut KBBI tulus diartikan: sungguh dan bersih hati (benar-benar keluar dari hati yang suci); jujur; tidak pura-pura; tidak serong; tulus hati; tulus ikhlas, dalam makna sebenarnya tidak semua ketulusan itu adalah keikhlasan, tapi setiap keikhlasan merupakan ketulusan. Ketulusan merupakan suatu kegiatan hati yang tidak mengharapkan imbalan apapun yang direfleksikan dalam keseharian tulus dengan sesama makhluk ciptaan Allah (Horizontal) seperti contoh pengamalan 8 wajib TNI butir ke-8 yaitu membantu kesulitan rakyat tanpa mengharapkan imbalan apapun, itu yang dinamakan ketulusan. Dasar sifat tulus adalah meniadakan balasan dari manusia, sudah menjadi sifat manusia yang membutuhkan penghormatan dan imbalan, maka ketika penghormatan atau ucapan terima kasih dari yang ditolong tidak didapatkan, seringkali tercipta rasa sakit hati, orang yang tulus tidak mengharapkan imbalan apapun termasuk ucapan terima kasih.

Sedangkan Ikhlas atau keikhlasan adalah sikap dan perilaku dimana saat kita melakukan suatu kebaikan harus di dasari dengan hati yang tulus tanpa mengharapkan imbalan dalam jenis apapun, kecuali mengharapkan suatu pahala dari apa yang telah kita perbuat. Sikap ikhlas disini adalah kita tulus karna Allah SWT (vertikal) mulai niat di dalam hati melaksanakan suatu pekerjaan untuk beribadah,  Ikhlas juga berarti melakukan perbuatan semata-mata berharap ridha Allah, amaliah anggota tubuh serta maksud pencapaiannya, semuanya digunakan untuk sarana ibadah kepada Allah dan meyakini bahwa tiada Tuhan lain yang bisa memberikan balasan selain Allah, Ikhlas juga bermakna membersihkan sesuatu hingga menjadi bersih, prajurit yang ikhlas amalnya sederhana namun berkelanjutan, dalam keikhlasan sudah tentu ada kebaikan di dalamnya.

Membahas tentang keikhlasan penulis menjadi teringat tentang cerita kasus gula dan kopi, Jika kopi terlalu pahit, siapa yang salah? gula yang di salahkan, karena terlalu sedikit hingga rasa kopi menjadi pahit, sebaliknya jika kopi terlalu manis, siapa yang di salahkan?
tentu salah gula lagi karena terlalu banyak hingga rasa kopi terlalu manis, Bagaimana jika takaran kopi dan gula pas pada selera, siapa yang di puji? Tentu semua akan berkata “Kopinya memang mantap”, lalu kemana gula yang mempunyai andil membuat kopi menjadi mantap?, tidak ada yang menyebutnya, itulah kebaikan walaupun tidak pernah disebut tetaplah semangat menyebar kebaikan, tetaplah larut dan ikhlas seperti kebaikan gula karena kebaikan bukan untuk disebut tetapi untuk dirasakan.

Pada dasarnya Artikel tentang slogan satuan jajaran Kodim 0818/Malang-Batu “Berbuat terbaik, berani, tulus dan ikhlas” di atas merupakan perwujudan dari Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI serta Perintah Harian Panglima TNI, semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here