Kodim 0818-Danramil 0818/ 07 Pakisaji Kapten Czi Widagdo menghadiri Acara Puncak Peringatan HUT PMI ke-74, Tasyakuran Peringatan ke-156 Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia ( IRC dan ICRC ) pada tanggal 08 Mei 2019, dan peringatan Hari Donor Darah Sedunia pada tanggal 14 Juni 2019, bertempat di Markas Cabang PMI Kab Malang Jln. Raya Kebonagung 123 Desa Kebonagung Kec. Pakisaji Kab. Malang yang di hadiri 475 orang pada hari Selasa (17/09/19).

Rangkaian acara yang dibuka dengan ucapan basmalah dilanjutkan dengan penyampaian Prakata dari Ketua Panitia yang disampaikan oleh Bapak Eru Priyambodo selaku pengurus PMI Kab. Malang, dilanjutkan dengan Penyematan Cicin emas Pendonor Darah Sukarela 100X TA. 2018 PMI Kab. Malang kepada 5 orang pendonor antara lain Bapak Bambang Hari Dwi, Bapak Masroni ke duanya dari PT. Pindad Turen, Bapak Royani dari Desa Sonowangi Kec. Ampelgading, Bapak Satiman dan Bapak Siyono keduanya dari Kec. Tirtoyudo.

Penyerahan secara simbolis bantuan dana operasional oleh Ketua PMI Kab. Malang kepada Pengurus PMI Kecamatan se-Kab. Malang, Sibat PMI, Forum relawan PMI Kab. Malang, Forum PMRI Kab. Malang, KSR PMI Unit Kecamatan se-Kab. Malang

Penyerahan secara simbolis bantuan dana operasional oleh Ketua PMI Kab. Malang kepada Pengurus PMI Kecamatan se-Kab. Malang, Sibat PMI, Forum relawan PMI Kab. Malang, Forum PMRI Kab. Malang, KSR PMI Unit Kecamatan se-Kab. Malang, yang diserahkan oleh Ketua PMI Kab. Malang, serta Penyerahan Piala Jumbara PMR Tingkat Prov Jawa Timur TA. 2019 dari Komandan Kontingen Bapak M. Amirudin, S.Pd.I yang di serahkan kepada Ketua PMI Kab. Malang ibu Hj. Jajuk Rendra Krisna, SE, MM.

Sambutan Ketua PMI Kab. Malang Hj. Jajuk Rendra Krisna SE, MM, menyampaikan bahwa Rangkaian kegiatan Palang Merah Indonesia, yaitu Peringatan ke-156 Hari Palang Merah Sedunia pada tanggal 8 Mei 2019, Peringatan Hari Donor Darah Sedunia pada tanggal 14 Juni 2019, Peringatan Hari Pertolongan Pertama Sedunia pada tanggal 11 September 2019, dan pada hari ini tepat tanggal 17 September 2019 kita bersama memperingati Hari Jadi Ke-74 berdirinya Palang Merah Indonesia, ” Semangat-semangat peringatan tersebut di atas hari ini kita jadikan satu dalam bentuk tasyakuran, yang tadi pagi kami awali dengan ziarah kubur Pahlawan PMI dan tabur bunga di kompleks Monumen Peniwen Affair Desa Peniwen Kecamatan Kromengan.”

Bulan September selalu menjadi momen istimewa bagi seluruh insan Palang Merah Indonesia. Karena di bulan inilah Palang Merah Indonesia didirikan atas prakarsa Presiden pertama Republik Indonesia Bapak Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta yang saat itu menjadi Wakil Presiden diangkat menjadi Ketua Umum pertama Palang Merah Indonesia, sehingga beliau dikenal sebagai Bapak Palang Merah Indonesia.

Muspika Pakisaji menghadiri Puncak peringatan HUT PMI ke-74 di Markas PMI Kab. Malang

Peringatan kali ini mengangkat tema “ Kita Tangguh, Indonesia Maju ”. Tema ini merupakan perpaduan antara kata “ Tangguh” yang mencerminkan ketangguhan PMI dan seluruh relawannya dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan dan “ Indonesia Maju” sebagai tema HUT Ke-74 Republik Indonesia. Secara keseluruhan, tema Peringatan HUT PMI kali ini mengandung arti bangsa Indonesia yang tangguh menjadi prasyarat bagi kemajuan dan kejayaan negara Indonesia.

Dalam kesempatan yang berbahagia ini pula Pengurus PMI Kabupaten Malang turut mengucapkan terima kasih kepada para Pedonor Darah Sukarela yang telah sukarela untuk menyumbangkan darahnya melalui UDD PMI Kabupaten Malang. Terutama kepada para pedonor yang telah mencapai 100 kali donasi. Pada tahun 2018 kemarin PMI Kabupaten Malang memberangkatkan DDS 100 kali sebanyak 6 orang untuk menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Kebaktian Sosial dari Pemerintah Indonesia yang disematkan oleh Presiden Republik Indonesia. Dan tadi telah kita saksikan bersama penyematan cincin emas sebagai salah bentuk pengakuan dan penghargaan dari Pemerintah Republik Indonesia.” Semoga langkah mereka dapat diikuti oleh yang lainnya.” harapnya.

“ Untuk itu saya mengajak kepada para hadirin sekalian, jangan ragu untuk mendonasikan darahnya secara sukarela, asalkan memenuhi persyaratan yang ditentukan secara nasional. UDD PMI Kabupaten Malang selalu siap melayani para calon pedonor darah, imbuhnya.

Sambutan Perwakilan Ketua PMI Jawa Timur Dr. Edy  Punwinarto, M.Si menyampaikan bahwa UU no 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan yang mendasari PMI dibentuk atas dasar Kemanusiaan. “ Berawal pada saat terjadinya Perang perjuangan kemerdekaan, sehingga dalam pelaksanaannya banyak relawan yang mau membantu dalam pelaksanaan pertolongan kepada Korban luka, termasuk Tragedi Peniwen Affair di Kec. Kromengan yang menjadikan Relawan Kemanusiaan dilindungi oleh Undang-undang Internasional ( Hukum Humaniter ) yang di golongkan ke dalam NON COMBATAN selain Wartawan dan Paramedis baik dalam keadaan Perang maupun dalam keadaan Damai Wajib untuk dilindungi,” ulasnya.

Sesuai dengan Standar Of Operation (SOP) Dalam PMI telah dijelaskan bahwa bila terjadi bencana diwilayah maximal dalam waktu 6 jam sudah melaksanakaan Aksi di lapangan disertai dengan Pelaporan kepada Komando Atas, karena PMI memiliki tanggung jawab moril kepada masyarakat sebagai wujud Pengabdian dan kepedulian kepada masyarakat, ketika terjadi Bencana alam diwilayah berdasarkan Prinsip Dasar Kepalangmerahan antara lain Kemanusiaan, Kesamaan, Kenetralan, Kemandirian, Kesukarelaan, Kesatuan dan Kesemestaan.

PMI sebagai lembaga Sosial yang bergerak di bidang Kemanusiaan dalam membantu masyarakat dalam menghadapi bencana di wilayah perlu adanya dukungan dari seluruh Stakeholder guna mengatasi dan menyelesaikan bencana di wilayah tersebut. “ Dengan adanya Kerjasama dan dukungan antar Stakeholder maka dapat mengatasi dan menyelesaikan bencana yang terjadi di wilayah tersebut,” harapnya.  

Danramil 0818/ 07 Pakisaji Kapten Czi Widagdo memberikan Potongan Tumpeng kepada Perwakilan Pendonor Darah Sukarela 100 x kepada Bapak Bambang Hari Dwi yang kini telah 108x Donasi Donor darah

Danramil 0818/ 07 Pakisaji Kapten Czi Widagdo di tempat terpisah menyampaikan bahwa “ PMI selalu ada ketika bencana, sikap tersebut menunjukkan PMI selalu di posisi terdepan bersama instansi terkait lainnya dalam mengatasi dan memberikan bantuan ketika bencana, serta kesiapsiagaan para relawan dalam menjalankan tugas kemanusiaan yang diemban PMI sangat mulia dan tentunya harus terus ditingkatkan guna menunjang kinerja PMI di masa mendatang, ungkap Danramil.

” PMI merupakan ujung tombak jika terjadi bencana, namun tidak serta merta PMI bekerja sendiri dilapangan, melainkan kerjasama dengan aparat kewilayahan dan Instansi lainnya serta kesigapan para relawan atau anggota PMI perlu terus ditingkatkan, terutama di Kabupaten Malang yang memang memiliki kategori rawan bencana,” pungkas Danramil.

Acara dilanjutkan dengan Do’a yang dipandu oleh Bapak M. Amirudin S.Pd.I. dan Pemotongan tumpeng oleh Ketua PMI Kab. Malang, pengurus PMI dan Muspika Kec. Pakisaji yang kemudian diserahkan kepada Perwakilan Pendonor 100x, anggota PPDI, Anggota Sibat Tertua dan Foto bersama, kemudian acara Ramah tamah di iringi Hiburan Elekton dan Penutup.

Acara yang dihadiri antara lain Dr. Edi Punwinarto M.Si selaku Sekretaris PMI Prov. Jawa Timur, Hj. Jajuk Rendra Krisna, SE, MM selaku Ketua PMI Kab. Malang, bapak. Aprillijanto, SE,MM selaku Sekretaris PMI Kab. Malang, Muspika Kec. Pakisaji seperti Kapten Czi Widagdo selaku Danramil 0818/ 07 Pakisaji, bapak Rohmat Sillahi Pancasila mewakili Camat Pakisaji, AKP P. Triwik Winarni, SH, MH selaku Kapolsek Pakisaji, Seluruh Pengurus PMI Kab. Malang, Ketua Ranting PMI dan pengurus tingkat Kecamatan se-Kab. Malang, 5 Orang Pendonor Darah Sukarela 100x TA. 2018, Perwakilan anggota Satgana, Sibat, Relawan, se-Kab. Malang, dan Perwakilan anggota PMR Mula, PMR Madya dan PMR Wira dari Sekolah se-Kec. Pakisaji dan Kec. Kepanjen.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here