Kodim 0818-Babinsa Koramil 0818/07 Pakisaji Desa Karangpandan Serma Budi Nugraha bersama Bhabinkamtibmas Desa Karangpandan Aiptu Irwan menghadiri kegiatan Musyawarah Desa Khusus (Musdessus) yang membahas tentang Perubahan Rencana Kerja Pemerintahan Desa TA. 2021, dan Verifikasi Data Penetapan Calon Penerima Bantuan Langsung Tunai yang bersumber dari Dana Desa (BLT-T DD) Dana Desa lanjutan TA.2020, yang digelar di Kantor Balai Desa Karangpandan Kec. Pakisaji Kab. Malang Jatim, pada Jumat (14/08/2020) malam.

Acara Musdes ini dihadiri oleh Camat Pakisaji Bpk. Mumuk Hadi W, Kades Karangpandan Bpk. Djumain beserta perangkat desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, BPD bpk Suroso dan anggota, Pendamping Kecamatan Pakisaji di Desa Karangpandan bpk Edi, Ketua Rt/Rw Sedesa Karangpandan, serta Linmas setempat. Musdessus perubahan kali kedua ini digelar untuk membahas tentang verifikasi data program BLT-DD Lanjutkan tahap 1 yang akan segera dibagikan kepada warga yang terdampak akibat wabah virus COVID-19 yang melanda di Kab. Malang khususnya Warga di Desa Karangpandan Kec. Pakisaji, yang mana data tersebut harus Selalu Valid sesuai dengan data di lapangan agar dalam penerimaan bantuan selanjutnya akan turun sesuai dengan jadwal bila daftar tersebut selalu Update, namun bila ada perubahan data dari pihak RT setempat seperti ada warga yang meninggal, pindah domisili maupun pindah status kependudukan untuk dapat segera melakukan konfirmasi data kepada Kasi Kesra agar segera di lakukan Update data secara berkala tiap 3 bulan sekali.

Babinsa
Babinsa Desa Karangpandan dan Bhabinkamtibmas hadiri Musdessus bahas Bansos BLT-DD

Dalam kesempatan tersebut Kades Karangpandan Bpk. Djumain menekankan agar Verifikasi data BLT-DD Lanjutan ini agar segera dilakukan oleh RT di setiap wilayahnya apakah ada perubahan atau tidak, bila ada perubahan segera dilaporkan kepada Kasi Kesra untuk segera dilakukan Update data dan bisa segera diajukan ke Kecamatan Pakisaji sehingga dapat segera di distribusikan dan segera diberikan kepada warga dan penerimanya harus tepat sasaran ke masyarakat yang belum menerima bantuan apapun baik bantuan dari pusat maupun bantuan dari pemerintah daerah. ” Kita harus benar-benar selektif dalam pembagian kali ini, jangan sampai ada nama warga yang Doble (ganda) yang mendapat bantuan, kasihan nanti sama yang belum kebagian. Para penerima bantuan ini merupakan keluarga miskin yang diutamakan selama ini belum mendapat bantuan dari jaminan kesejahteraan sosial lainnya dari Pemerintah,” ungkapnya.

Camat Pakisaji Bpk. Mumuk Hadi M, dalam sambutannya menyampaikan Proges Pembangunan yang menjadi Skala Prioritas di Kec. Pakisaji antara lain Pengentasan penderita Stunting bagi Anak dan Balita, Pemberdayaan BUMDes untuk mengelola Potensi yang ada di wilayah Desa, Percepatan Penanganan Covid-19, dan Revisi PRJMDesa ditengah Pandemi Covid-19, ” Dari Progres tersebut menjadi Skala prioritas bagi Camat Pakisaji yang baru untuk menjadikan Kecamatan Pakisaji dapat lebih maju lagi dengan mengelola Potensi Wilayah yang ada di 12 Desa dengan karakteristik masing-masing termasuk yang ada di Desa Karangpandan dengan Topeng Malangannya yang ada di Dusun Kedungmonggo yang perlu di wadahi dalam BUMDes yang dikelola di Unit Wisata agar dapat semakin maju dan berkembang sehingga dapat bermanfaat bagi Desa Karangpandan, “Setiap Perangkat dan elemen pendukung yang ada harus dapat bersatu dan kompak untuk memajukan Desa Karangpandan yang telah dikenal di Sektor Pariwisata dan potensi lainnya sebagai penyokong perekonomian desa sehingga diharapkan dapat berjalan berdampingan agar dapat di memajukan Desa Karangpandan, ” tuturnya.

Sementara ditempat terpisah Babinsa Desa Karangpandan Serma Budi Nugraha mengatakan bahwa ” Di tengah Pandemi Covid -19 ini yang berdampak bagi semua lini kehidupan seperti pada sektor perekonomian masyarakat, untuk itu kegiatan ini digelar dengan tujuan untuk membahas mekanisme dalam pendataan bagi warga masyarakat yang kurang mampu disetiap wilayah RT serta jangan sampai ada data yang tumpang tindih bagi si penerima BLT-DD tersebut. ” Sesuai keputusan yang diambil dalam Musdes-sus Anggaran Dana Desa Lanjutan TA. 2020 dipergunakan dengan menentukan warga yang akan mendapatkan bantuan BLT sehingga tepat sasaran dan diutamakan warga yang belum dapat bantuan Sosial dari Kemensos RI ( PKH ) maupun bansos lainnya karena BLT ini merupakan sifat sementara yang bersumber dari Dana Desa untuk menangani dampak dan pencegahan Pandemi Covid-19 bagi warga Desa Karangpandan yang benar-benar membutuhkan Bansos tersebut,sehingga bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan,”pungkasnya.(Pendim 0818)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here