Kodim 0818-Kunjungan kerja Kasdam V/ Brw Brigjend TNI M. Bambang Ismawan S.E. M.M ke Universitas Muhamadiyah Malang (UMM), dalam rangka menghadiri Penganugrahan Gelar Doktor Honoris Causa dalam Pendidikan Vokasi kerakyatan dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kepada Gubernur Jatim Soekarwo, pada hari Kamis (27/12/18).

Penganugerahan tersebut diberikan dalam Sidang terbuka Senat UMM di Dome Theater kampus UII UMM, Jalan raya Tlogomas Malang.

Kasdam V
Kasdam V/ Brw bersama Kapolda Jatim dan Pengurus UMM Malang

Promotor dalam penganugerahan Gelar Doktor Honoris Causa ini adalah Prof. Dr. Yus Mochamad Choliliy, Ko Promotor I, Prof. Dr. Ishomuddin dan Ko Promotor II, Prof. Dr. Bambang Widagdo.

Ketua Badan Pembina Harian UMM, Malik Fadjar dalam sambutannya mengatakan, Pemberian Gelar kepada Gubernur Jatim Soekarwo tersebut, melalui banyak penilaian dan Pertimbangan. Termasuk rekam jejak dan Kiprah Pakde Karwo mulai dari birokrat hingga menjadi Kepala Daerah dalam hal ini adalah Gubernur Jatim.

” Secara tidak langsung Soekarwo juga memberikan perhatian pada pentingnya mengembangkan Pendidikan Vokasi dan mempertajam pendidikan yang berorientasi pada masyarakat luas atau broad based education,” kata Malik Fadjar.

Sambutan Pakde Karwo dalam Pidato Ilmiahnya mengatakan, Pendidikan┬áVokasi bisa mengoptimalkan potensi yang dimiliki oleh Jawa Timur, ” Pasar ketenagakerjaan di Jatim sangat terbuka luas dan dinamis perlu dikelola dengan tepat. Karena 21,40 persen produksi industri pengolahan nasional berasal dari Jatim dan 20,77 persen perdagangan nasional adalah perdagangan Jatim,” ungkap Gubernur Jatim.

Manajemen ketenagakerjaan di Jawa timur juga harus dikelola dengan serius, mengingat struktur ketenagakerjaan pada tahun 2014 didominasi oleh penduduk yang bekerja pada sektor pertanian sebanyak 7,26 juta atau 37,61 persen.

Penduduk yang bekerja di sektor industri sebanyak 2,77 juta atau 14,35 persen dan 4,02 juta atau 20,82 persen bekerja di sektor perdagangan.

Selain itu, lanjut Pakde Karwo, mayoritas pekerja di Jawa Timur didominasi oleh lulusan Sekolah Dasar ke bawah yaitu sebanyak 53,31 persen.

Di sisi lain, lulusan dari SMK setiap tahunnya menyumbang angka pengangguran sebesar 10,53 persen, sangat disayangkan mereka terhenti karena kurangnya Modal dan lapangan kerja yang memadai disesuaikan dengan Keahlian yang dimilikinya, ungkapnya.

“Untuk itu pendidikan vokasi yang menjanjikan keterampilan sebagai model yang saya pilih untuk memastikan Jawa Timur lebih berdaya saing. Pemprov Jatim juga mengambil langkah diskresi kebijakan pengelolaan pendidikan melalui Perda nomor 9 Tahun 2014 yang mengatur revitalisasi pendidikan SMK dalam rangka peningkatan daya saing Jatim sebelum instruksi Presiden nomor 9 tahun 2016 tentang revitalisasi SMK,” kata orang nomor satu di Jatim ini.

Selain itu Pakde Karwo juga membuat kebijakan moratorium pendirian SMA dan moratorium bidang kompetensi yang tidak sesuai dengan supply and demand, antara lain moratorium paket kompetensi keahlian perkantoran akuntansi dan teknik sepeda motor.

Dandim 0818
Dandim 0818 hadiri Acara Penganugrahan Gelar Doktor kepada Gubernur Jatim di Kampus UMM

Di tempat terpisah, Dandim 0818 Letkol Inf Ferry Muzawwad S.IP mengatakan bahwa ” Penganugrahan Gelar Doktor Honoris Causa kepada Gubernur Jatim Soekarwo adalah Bentuk Apresiasi dari Pihak UMM kepada Pemerintah Daerah dalam upaya meningkatkan Kesejahteraan bagi masyarakat dan mengurangi munculnya Pengangguran karena kurangnya Lapangan kerja yang tersedia, dengan Pendidikan Vokasi yang menjanjikan keterampilan untuk membuka lapangan kerja sendiri guna mengurangi jumlah pengangguran di wilayahnya “, tutur Dandim 0818.

” Bila satu orang bisa membuka lapangan kerja dengan pinjaman modal yang mencukupi dan dapat mengembangkan usahanya disertai menyerap 20 orang pekerja, kemudian di ikuti oleh yang lainnya maka kedepannya Pengangguran bisa teratasi dan kesejahteraan masyarakat akan meningkat, saya harap etos kerja dan manajemen Ketenagakerjaan dapat terpenuhi sesuai dengan keahlian yang di milikinya “, harap Dandim.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, lalu Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso, ada juga Ketua DPRD Provinsi Jatim, Abdul Halim Iskandar dan juga Ketua DPW Muhammadiyah Jatim, Saad Ibrahim.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here