Sayonara KPN 2018 Lebakharjo, Ampelgading, Malang

foto ending Kpn 2018

 

monumen gerbang comdeca 93
Monumen comdeca

Kodim 0818-Kegiatan Karang Pamitran Nasional (KPN) tahun 2018 di Desa Lebakhardjo, Kec. Ampelgading Kab. Malang, Resmi di tutup oleh Bupati Malang, Dr.H.Rendra Kresna selaku Ka Mabicab Kwarcab Malang pada hari sabtu malam (18/8/18). Hadir Waka Kwarnas sekaligus Presiden KPN tahun 2018, Prof.Dr. Suyatno,M.Pd, Ka Kwarcab Kab. Malang, Hj. Jajuk Rendra Kresna serta para perwakilan dari Ka Kwarda dan Ka Kwarcab se Indonesia di Tenda Undangan.

Penghargaan di Kpn 2018
Penghargaan Kepada Kwrcab Kab. Malang dan Kades Lebakharjo

Sebelum Acara Pokok, ada pemberian Penghargaan dari Kwarnas kepada Ka Kwarcab Kab. Malang Kak Hj. Jajuk Rendra Kresna dan Kepada Desa Lebakharjo sebagai penghargaan setinggi-tingginya dalam pelaksanaan KPN 2018. mulai perencanaan, persiapan, pelaksanaan dan pengakhiran kegiatan KPN 2018, penghargaan ini diberikan oleh Kak Suyatno sebagai Presiden KPN 2018.

 

Sambutan Presiden Kak Suyatno KPN 2018
Kak Suyatno Presiden KPN 2018

Kak Suyatno dalam sambutannya yang juga menjabat Wakil Ketua Kwarnas (Waka Kwarnas) Gerakan Pramuka Indonesia mengaku, 9234 Panitia dan peserta dari 514 Kwarda/cab/ Pusdiklatda/cab dan Pamong Saka se Indonesia merasa haru dan menitikkan air mata karena harus meninggalkan Lebakhardjo. Ia menyebut, selama seminggu ini saling berkomunikasi, berbagi rasa dalam satu rumah yang berasal dari kwartir cabang dan daerah se Indonesia. Mereka melakukan penyesuaian karena berbeda gaya, berbudaya dan norma sehari-hari di daerahnya masing-masing. Ternyata sampai hari ini mereka mampu bersatu padu dan menyatu jadi seolah-olah lupa berasal dari wilayah yang berbeda.

Kak Suyatno mengatakan, rasa suka gembira mengikuti kegiatan KPN karena telah melalui rangkaian kegiatan secara bersama. Peserta saling bertukar pikiran dan pengalaman masing-masing dalam membina serdiknya diasalnya sana. Datang membawa satu permainan, pulang membawa ratusan permainan. Tak ketinggalan, mereka saling mengeskplorasi kampung dan menjelajah bukit hingga ke Pantai Licin dengan berjalan sejauh selama 4,5 jam sudah dilalui meskipun pulangnya semuanya naik ojek. ”Mengapa semuanya ngojek? Karena di pantai sudah ada ojek. Mengapa di pantai ada ojek? ungkap kak Suyatno sambil menahan tawa, Ternyata luar biasa Pemkab Malang membangun jalan cor dari Lebaksari sampai Pantai Licin. Saat kami survey, masuk ke Pantai Licin jalannya masih berbatuan besar dan tidak bisa menaiki motor kini sudah jalannya sudah dibangun cor. Sekarang naik motor bisa langsung menuju hingga bibir pasir pantai,” terangnya.

Dikatakannya, Kwarnas sempat mendapati berita hoax terkait pelaksanaan KPN yang diinformasikan ada peserta KPN pulang setelah Pembukaan KPN pada 14 Agustus lalu. Diakuinya, panitia mengecek kebenaranya, ternyata mereka yang pulang itu adalah peserta study banding dari wilayah lain ke Surabaya dan Malang yang datang di acara pembukaan KPN, mereka meninggalkan Lebakharjo. Selain itu, dikabarkan peserta meninggal dunia namun yang benar penduduk setempat yang usianya berusia senja meninggal dunia disaat yang bersamaan dengan kegiatan KPN berlangsung.

”Kita masih perlu banyak belajar dalam mengemas berita minimal 5W + 1H dan konfirmasi serta Behind to Side melalui dua sisi berbeda. Selama pelaksanaan KPN tidak terjadi apa-apa, lancar dan pesertanya sehat semua. Keamanan berjalan baik, tidak ada hal yang mengganggu. Kesehatan peserta juga sangat baik meski pesertanya sudah tua. Kemarin ada peserta dari Gorontalo disampaikan dompetnya hilang, dicari kemana-mana tidak ada. Kemudian ada penduduk mengembalikan dompet yang hilang itu, dan seluruh isinya masih utuh. Luar biasa penduduk Lebakharjo, semoga kesantunan selalu terjaga. Atas nama segenap panitia menyampaikan Terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Kwarda dan Kwartir Cabang se Indonesia serta seluruh pihak yang membantu dan mendukung kegiatan KPN,” pungkas Kak Suyatno diakhir sambutannya.

Sambutan Ka Mabicab Malang
Ka Mabicab Malang Kak H. Rendra Kresna

Bupati Malang Dr.H.Rendra Kresna atau Pak Rendra, sapaan akrab dalam sambutannya mengaku, atas nama sebagai Ka Mabicab Malang, Bupati Malang dan sekaligus mewakili masyarakat Kabupaten Malang berterima kasih kepada Kwarnas yang memilih Lebakharjo sebagai tuan rumah dan tempat pelaksanaan Karang Pamitran Nasional tahun 2018 yang berlangsung mulai tanggal 13-19 Agustus 2018.

 

kemah asia pasifik
Logo PW ASPAC 1978
kemah dunia juga
Logo World Comdeca 1993

Ia menyebut, Lebakhardjo kerap sekali menjadi tempat pelaksana-an kegiatan kepramukaan baik tingkat daerah, provinsi hingga internasional. yaitu pada PW ASPAC tahun 1978 dan World COMDECA tahun 1993, dan KPN tahun 2018 Sehingga dari Kwarnas menyatakan Lebakhardjo sebagai Desa Pramuka

Kpn 2018 Lebakharjo
Logo Karang Pamitran Nasional 2018

”Tentunya tidak hanya statusnya yang kita kejar namun seluruh kegiatannya dalam event kepramukaan yang berlangsung di Lebakhardjo ini menjadikan seluruh warga desa me-nerapkan sifat dan sikap kepramukaan yang kemudian semoga mampu menginspirasi bagi lainnya secara nasional, dan dari kegiatan KPN yang dimulai pada 14 Agustus lalu, berbagai hal lahir dan ditumbuhkan kembangkan untuk kemudian dibawa ke daerah masing-masing sebagai oleh-oleh dari KPN 2018″, terang Bupati.

“Terima kasih Kwarnas, serta para peserta dari wilayah seluruh Indonesia sudah hadir dan mengenal Desa Lebakhardjo. Atas ridho dan berucap syukur kepada Allah SWT, pelaksanaan KPN tahun 2018 di Desa Lebakhardjo saya nyatakan resmi ditutup,” tambah Pak Rendra.

Kidung Tari Malangan
Kesenian Tradisional Malang
Kesenian Tari Malangan
Tarian Malang

Sebagai acara hiburan ditampil- kan Tarian Tradisi- onal yang berasal dari Malang yang dibuka dengan Geguritan yang di bawakan oleh salah satu Pembina Pramuka dan Tokoh Adat desa lebakharjo dan tarian tersebut dibawakan dari Gugusdepan SD Lebakharjo yaitu Tari Topeng Malangan, yang di kolaborasi dengan Tari Beskalan dan Tarian Grebeg Wiratama dalam satu kali pementasan, decak kagum pementasan tarian tradisional tersebut dinikmati oleh penonton Upacara penutupan KPN 2018.

Penutupan kpn 2018
Foto bersama Kak Suyatno

Sebelum mengakhiri Acara Penutupan Karang Pamitran Nasional 2018 di desa Lebakharjo diadakan Foto bersama Kak Suyatno dan segenap tamu undangan di atas panggung, tampak Keceriaan di wajah mereka namun tampak kesedihan pula akan waktunya berpisah ke esokan harinya harus kembali ke daerah masing-masing.

selamat jalan kakak semuanya, selamat jalan rekan-rekan pembina semoga selamat sampai tujuan,

Sayonara di kegiatan KPN selanjutnya

SATYAKU KU DHARMAKAN, DHARMAKU KUBAKTIKAN

(By Pendim0818)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here